Buku ini menjembatani kesenjangan antara radiologi diagnostik dan manajemen nyeri. Fokus utamanya bukan hanya pada apa yang menyebabkan nyeri (seperti kerusakan jaringan atau massa), tetapi juga pada bagaimana pencitraan dapat memvisualisasikan jalur nyeri, proses inflamasi, dan perubahan struktural yang mendasari pengalaman nyeri pasien. Bagi klinisi, buku ini menjadi panduan untuk memilih modalitas pencitraan yang paling efisien dan tepat sasaran agar diagnosis nyeri dapat ditegakkan dengan cepat dan akurat.