Ditemukan 496 karya tulis
SPIRITUAL LEADERSHIP MANAGEMENT AND NURSING SERVICE QUALITY
OBJECTIVE: Spiritual leadership may promote patient psychological well-being and work engagement. Quality of nursing care is the biggest factor in patient satisfaction. Spiritual leadership may improve healthcare quality, keep people happy, and achieve internal and external goals. This study examined how Spiritual Leadership Management affects nursing quality. METHODOLOGY: This study randomly selected 68 nurse leaders from Adventist Hospital used a mixed methods approach, which encompassed document analysis and in-depth interviews with seven informants (n=7 Heads of Departments and the Head of the Room). RESULTS: This study identified a statistically significant correlation between the quality of nursing services and the implementation of spiritual leadership management. It affected the quality of nursing services (p = 0.000), nursing leadership (0.01), spiritual leadership (0.00), and leadership factor (0.014) on Quality of Nursing Survive (p <0.05). The study found four topics that showed how spiritual leadership might improve the quality of nursing services: (1) What leaders do in organizations, (2) How spiritual leaders affect people, (3) What nurses do as leaders, and (4) How good nursing services are CONCLUSION: The outcome underscores the significance of the Spiritual Leadership Model in fostering compassionate behavior within medical services. Keywords: Spiritual, Leadership, Quality, Nursing, Service
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN MEKANISME KOPING PASIEN HEMODIALISIS DI MURNI TEGUH MEMORIAL HOSPITAL MEDAN
Hemodialisis adalah proses pembersihan darah oleh akumulasi sampah buangan. Hemodialisis adalah pengeluaran zat sisa metabolisme seperti ureum dan zat beracun lainnya, dengan mengeluarkan darah lewat alat dialiser yang berisi membrane yang selektif permeabel dimana melalui membran tersebut fusi zat-zat yang tidak dikehendaki terjadi. Hemodialisis dilakukan pada keadaaan gagal ginjal dan beberapa bentuk keracuFenomena yang terjadi pada pasien yang mengalami pengobatan atau terapi rutin hemodialisis, sebagian besar pasien merasakan cemas karena proses dialisis yang cukup panjang dan lama, sehingga pasien memerlukan mekanisme penyelesaian masalah atau koping yang efektif untuk dapat mengurangi atau mengatasi cemas. Koping yang positif dapat dilihat dari tingkat pengetahuan seseorang semakin tinggi tingkat pengetahuan maka akan semakin cepat beradaptasi dan tanggap terhadap kondisi kesehatan yang dialami. Metode. Penelitian ini bersifat deskriptif korelasi dengan desain penelitian adalah cross-sectional yang bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan dengan mekanisme koping pada pasien yang menjalani hemodialisa.Populasi penelitian adalah seluruh penderita gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisa sebanyak 285 orang dengan jumlah sampel sebanyak 74 orang. dengan tehnik purposivesampling. Untuk mendapatkan hasil penelitian maka peneliti membagikan kuesioner kepada responden.
PENGARUH WORKLOAD DAN JOB INSECURITY TERHADAP TURNOVER INTENTION DENGAN WORK LIFE BALANCE SEBAGAI MEDIASI (STUDI KASUS PADA PT X)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh workload dan job insecurity terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi pada karyawan PT X. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan 100 orang karyawan PT X sebagai sampel. Penelitian menggunakan Structural Equation Model (SEM) dan proses analisis data menggunakan aplikasi SmartPLS 24.0 sebagai alat pengukurannya. Hasil dari pengujian diperoleh (1) terdapat pengaruh antara workload terhadap turnover intention, (2) terdapat pengaruh antara job insecurity terhadap turnover intention, (3) terdapat pengaruh antara work life balance terhadap turnover intention, (4) terdapat pengaruh antara workload terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi, (5) terdapat pengaruh antara jobinsecurity terhadap turnover intention dengan work life balance sebagai mediasi. Kata Kunci: Workload; job insecurity; work life balance; turnover intention
Sosialisasi Keselamatan Terhadap Sukarelawan Penjaga Pintu Perlintasan Sebidang Kereta Api Tanpa Palang Pintu di Wilayah Daerah Operasi Vii Madiun
Sarana Transportasi kereta api sebagai alat transportasi massal untuk penumpang maupun barang tentunya sangat diutamakan keamanan, kenyamanan dan keselamatan dalam perjalanannya. Keterlibatan masyarakat dalam mengabdikan diri menjadi sukarelawan penjaga palang pintu di perlintasan KA memberikan kontribusi besar bagi pelayanan perjalanan kereta api agar kecelakaan di perlintasan sebidang kereta api dapat diminimalisir. Model yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah sosialisasi yang di dalamnya juga melakukan wawancara terkait pelaksanaan tugas sebagai penjaga pintu perlintasan sebidang kereta api. Kegiatan ini didasari karena kondisi perlintasan sebidang resmi yang seharusnya menjadi tanggungjawab pemerintah namun tidak mendapatkan perhatian dengan baik. Beberapa perlintasan sebidang resmi tanpa palang pintu yang berada di kabupaten Madiun dan Magetan masih didapatkan perlengkapan early warning system (EWS) yang mati serta rambu dan marka yang tidak lengkap. Sukarelawan penjaga pintu perlintasan tidak memiliki kecakapan penjaga perlintasan kereta api yang dipersyaratkan di PM Nomor 19 Tahun 2011. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar tentang keselamatan perkeretaapian bagi sukarelawan penjaga pintu perlintasan untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang aman dan selamat. Melalui kegiatan ini juga direkomendasikan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan perlintasan sebidang yang belum dilengkapi dengan palang pintu. Keywords: sosialisasi, sukarelawan, kreta api
Implementasi Kepemimpinan Kristen dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan yang Dikelola Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh
Peranan pendidikan merupakan suatu proses yang sangat penting dalam meningkatkan sumber daya manusia suatu bangsa. Keterbelakangan pendidikan suatu negara merupakan suatu hambatan serius dalam meningkatkan kesejahteraan suatu bangsa. Dalam mencerdaskan anak bangsa, peran swasta dibutuhkan dalam penyelenggaraan pendidikan. Peran swasta dalam hal ini pendidikan yang dikelola oleh Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, khususnya Wilayah Sumatera Utara, telah berkontribusi dalam menyelenggarakan pendidikan, namun belum secara maksimal dalam memberikan standar pendidikan yang berkualitas, hal ini dapat dilihat dengan melihat indikator, sarana prasarana yang kurang memadai, status akreditasi belum maksimal, serta belum menjadi pilihan utama peserta didik, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Hal ini menjadi salah satu perhatian yang serius bagi pengelola institusi pendidikan di bawah Yayasan Pendidikan Advent. Dalam hal ini, Gereja memiliki peranan dalam meningkatkan mutu pendidikan melalui peran pemimpin yang Kristiani. Pemimpin yang Kristiani dipastikan akan dapat meningkatkan mutu pendidikan suatu Institusi khususnya yang dikelola oleh Gereja. Kata kunci: Kepemimpinan Kristen; mutu; pendidikan; gereja masehi advent hari ketujuh
Strategi Pemberdayaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Kinerja Puskesmas di Era New Normal
Penelitian ini mempunyai tujuan untuk mengetahui bagaimana strategi pemberdayaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja puskesmas di era new normal. Rumusan masalah bagaimanakah strategi pemberdayaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja puskesmas di era new normal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini melakukan wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti mendapatkan hasil strategi pemberdayaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja Puskesmas Tabanan III dilakukan dengan digital talent, pelatihan secara online/ daring, uji kompetensi SDMK, melakukan kerjasama dengan berbagai sektor, pemberdayaan masyarakat, promosi kesehatan, pemberian insentif finansial dan non-finansial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai strategi yang digunakan puskesmas untuk meningkatkan kinerjanya di era new normal.
DIAGNOSA ROUND PNEUMONIA MENGGUNAKAN RADIOGRAPHIC CHEST X-RAY PROYEKSI AP DAN LATERAL DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM BERASTAGI TAHUN 2022
Round pneumonia adalah sebuah istilah yang mengacu pada bulat atau oval kepadatan pada rontgen dada. Round pneumonia biasanya terjadi pada anak-anak sedangkan pada orang dewasa kasus ini sangat jarang terjadi. Pasien dengan round pneumonia ditandai dengan gejala demam dan batuk. Radiographic chest x-ray adalah pemeriksaan yang dilakukan untuk melihat kondisi lesi thorax pasien. Proyeksi yang digunakan adalah proyeksi antero-posterior dan lateral ini bertujuan untuk melihat secara keseluruhan kelainan yang terjadi pada thorax. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menyebabkan round pneumonia ini bisa terjadi pada orang dewasa padahal persentase tertinggi yang sering mengidap penyakit ini adalah anak-anak. Metode penelitian adalah metode deskriptif dengan mengambil data pasien dan dijadikan sampel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pasien berumur 60 tahun mengalami round pneumonia dimana tampak konsolidasi opak homogen di daerah medial paru kiri. Kata Kunci : Round Pneumonia, Chest X-Ray, Proyeksi
PENGARUH BEBAN KERJA DAN KEJENUHAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MODERN INDUSTRIAL ESTATE
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan, untuk mengetahui pengaruh kejenuhan kerja terhadap kinerja karyawan dan untuk mengetahui pengaruh secara simultan (bersama-sama) beban kerja dan kejenuhan kerja terhadap kinerja karyawan di PT. Modern Industrial Estate. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif korelasional. Peneliti menggunakan sempel jenuh dengan mengambil 100% jumlah populasi yang ada pada PT. Modern Industrial Estate yaitu sebanyak 72 orang responden untuk dijadikan sampel. Kesimpulan yang diperoleh menunjukkan bahwa secara parsial beban kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan serta secara parsial kejenuhan kerja juga berpengaruh terhadap kinerja karyawan, dan secara simultan beban kerja dan kejenuhan kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan.
Keteladanan Paus Fransiskus sebagaiPemimpin Gerejawi dengan Pendekatan Servant Leadership
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri keteladanan pemimpin gerejawi yang memimpin dengan pendekatan pemimpin yang melayani. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan akan krisis pemimpin yang melayani melainkan dilayani. Oleh sebab itu, penelitian ini akan berfokus kepada Paus Fransiskus yang memberikan teladan sebagai pemimpin gerejawi dengan pendekatan servant leadership. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi literartur untuk menjawab fenomena krisis kepemimpinan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa servant leadership sejatinya harus membayar harga dalam pelayanan, memanusiakan manusia dan gaya hidup sederhana. Penelitian inidiharapkan dapat menjadi referensi dalam mempersiapkan para pemimpin gerejawi untuk meneladani Paus Fransiskus dalam pendekatan Servant Leadership dan juga dapat menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya. Kata Kunci: Keteladanan; Pemimpin Gerejawi; Pendekatan; Servant Leadership.
TERAPI MUSIK UNTUK MENGATASI STRES DALAM ASUHAN KEPERAWATAN DENGAN GANGGUAN ENDOKRIN: DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RUMAH SAKIT ADVENT MEDAN
Diabetes melitus tipe 2 adalah salah satu penyakit kronis paling umum di Indonesia. Indonesia berada di posisi kelima dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta. Biasanya lebih mungkin terjadi pada orang dewasa dan lansia dengan ciri-ciri meningkatnya frekuensi buang air kecil, rasa haus berlebihan, penurunan berat badan, pandangan yang kabur, keletihan, kelaparan, kulit menjadi bermasalah. Diabetes melitus dapat terjadi karena dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu umur, faktor genetik, berat badan, aktifitas fisik kurang, merokok, hipertensi dan stres. Penulian karya tulis ilmiah ini memiliki dua tujuan yaitu tujuan umum dan tujuan khusus. Tujuan umum adalah untuk mendapatkan pengalaman dalam melaksanakan asuhan keperawatan khususnya terapi musik terhadap gangguan endokrin pada pasien diabetes melitus tipe 2. Adapun tujuan khusus adalah melakukan pengkajian, menentukan diagnosa, membuat rencana asuhan keperawatan, mengevaluasi tindakan keperawatan, mendokumentasikan asuhan keperawatan serta menerapkan terapi musik dalam setiap melakukan tindakan. Pelaksanaan asuhan keperawatan pada karya tulis ini lebih berfokus mendalami tentang tingkat stres pada pasien diabetes melitus tipe 2. Saran yang diberikan Penulis adalah agar perawat meningkatkan pengetahuan tentang diabetes melitus tipe 2 sehingga dalam memberikan pelayanan asuhan keperawatan dapat melakukannya dengan profesional dan hendaknya perawat dapat menerapkan Evidence Based Practice (EBP), sehingga dapat membantu mengurangi tingkat stres menggunakan metode terapi musik.
Historical cost vs current cost accounting method
Historical cost accounting indicates that assets, liabilities, and equity are recorded at the value of the transactions issued to acquire them. In contrast, current cost accounting (CCA), also known as present value accounting, reflects the cost required to replace an asset in the current period. This replacement cost encompasses the expenses incurred in producing a product using the current methods, materials, and specifications. Data collection was performed using qualitative research literature review. This study will illustrate the fundamental differences between historical cost accounting
EffectofLiquidity,DebtPolicy,Profitability,andCompanySizeonSystematicRiskat50 CompanieswithLevelofTradeofActivitiesinIndonesiaStockExchange
Ininvestingstocks,investorsincapitalmarketalwayscontendrisks.Generally,therisks intendedareuniqueriskandsystematicrisk.Uniqueriskcanbediversifiedbyformingstockportfolio. Ontheotherhand,systematicriskcannotbeeliminatedbydoingit.Therefore,thisriskisrelevantfor investorstobeconsidered.Becauseofthisrelevancy,variablescausingthisriskneedtobeinvestigated. Tofulfillthiscondition,thisstudyisconducted.Thisstudyaimstotesttheimpactofliquidity,debt policy,profitability,andfirmsizeonsystematicriskoffirmstock.Thepopulationinthisstudyisnon- financialfirmsformingthefiftymostactivefirmsbasedonstocktradingfrequencyonIndonesiaStock Exchangein2011to2014.Firmassamplearetakenfromthepopulationbyusingstratifiedrandom samplingmethod.Regressionmodelwithpoolingdataisusedasdataanalysismethod.Theresultof thisstudyshowsliquiditydoesnotimpactonsystematicrisk,debtpolicyhasapositiveimpactonsystematicriskwhereasprofitabilityandfirmsizehaveanegativeimpactonsystematicrisk.Keywords: Debt policy, profitability, firm size, systematic risk