Beranda Katalog Repository Jurnal Database
Masuk
Ditemukan 64 karya tulis
KONSEР KEPERAWATAN ANAK SEHAT DAN SAKIT AKUT
Yana Hendriana, Jespin Saurlina Manalu, Neneng Aria Nengsih Cory Nelia Damayanti, Linda Sari Barus, Anita Apriliawati Sastriani, Dewi Rejeki, Mariam Efendi, Efa Apriyanti Endah Dessirya, Mustaqimah, Novardian, Nyimas Heny Purwati 2026 Ilmu Gizi
Buku dengan judul Konsep Keperawatan Anak Sehat dan Sakit Akut merupakan media pembelajaran, sumber referensi dan pedoman belajar bagi mahasiswa. Buku jni juga akan memberikan informasi secara lengkap mengenai materi apa saja yang akan mereka pelajari yang berasal dari berbagai sumber terpercaya yang berguna sebagai tambahan wawasan. Keberhasilan buku ini tentu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan dan bantuan dari berbagai pihak.
Keperawatan Dasar
Cesarina Silaban, Jespin Saurlina Manalu Ridal Sagala, Maria Emilia Putri Parera, Jenti Sitorus Dewi Sartiya Rini, Suyanta, Hermani Triredjeki Yulidian Nurpratiwi, Lulut Handayani 2026 Ilmu Gizi
Keperawatan Dasar adalah mata kuliah yang harus benar-benar dipahami oleh mahasiswa-mahasiswi keperawatan yang akan menjadi fondasi dalam melakukan praktik dan memberikan keperawatan kepada pasien.
KONSEP DASAR KEPERAWATAN MATERNITAS
Lea Andy Shintya, Veronica Yeni Rahmawati, Anggrayeni Purba, Derma Wani Dámanik, Widi Lestari, Nilawati Soputrí, Jespin Saurlina Manalu, Almina Rospitaria Tarigan, Immawanti, Nurlela Petra Saragih, Elfrida Nainggolan 2026 Ilmu Gizi
Konsep dasar keperawatan maternitas adalah suatu pendekatan dalam keperawatan yang berfokus pada asuhan dan dukungan terhadap wanita selama masa pra-konsepsi, kehamilan, persalinan, dan masa nifas (pasca-persalinan). Pendekatan ini melibatkan pemahaman mendalam tentang proses fisiologis dan psikologis yang dialami oleh wanita selama tahap-tahap tersebut, serta cara-cara untuk mengidentifikasi dan mengelola berbagai masalah kesehatan yang mungkin timbul.
Peningkatan Literasi Gizi Untuk Mengurangi Konsumsi Sugar Sweetened Beverages Pada Siswa SMA
Yakobus Lau De Yung Sinaga, Apt. Elis Susilawati, Reza Pratama, Rany Yulianie, Neneng Silviana 2026 Ilmu Gizi
Sekitar 49,5% dari Siswa SMA di Kota Bandung memiliki tingkat literasi gizi yang rendah. Di sisi lain, ditemukan juga bahwa pada kebanyakan siswa/i memiliki kebiasaan untuk mengkonsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSB) atau minuman dengan kandungan gula yang tinggi. Kedua hal ini dapat merupakan faktor resiko yang dapat menuntun kepada banyak penyakit kronis di masa depan. Oleh karena itu tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah berkolaborasi dengan SMA Advent Naripan dan SMA 4 Muhammadiyah untuk meningkatkan literasi gizi dan mengurangi konsumsi SSB. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan Penyuluhan. Kegiatan ini telah dilakukan di kedua sekolah tersebut pada tanggal 14 dan 18 November diikuti oleh total 352 siswa. Berdasarkan hasil evaluasi pretest dan posttest melalui kuesioner yang diberikan kepada partisipan diketahui bahwa siswa/i memiliki peningkatan yang signifikan dalam hal nilai literasi gizi (t319 = 17,727, p < 0.01). Di sisi lain, konsumsi SSB para peserta kegiatan ini memiliki perubahan yang signifikan (Z = -3,508; p < 0,01) dimana 41,9% siswa/i sudah mengurangi konsumsi SSB setiap minggunya. Oleh karena itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini telah meningkatkan literasi gizi dan juga mengurangi konsumsi SSB pada partisipan yang hadir. Oleh karena itu disarankan juga agar kegiatan seperti ini dapat dilakukan pada sekolah-sekolah lain agar dapat mendidik siswa/i kepada pola makan yang jauh lebih sehat.
MENGEKSPLORASI PERAN PENDIDIKAN KULINER DALAM MENINGKATKAN LITERASI GIZI DAN PERILAKU MAKAN SEHAT PADA REMAJA : STUDI INTERVENSI BERBASIS SEKOLAH
Yakobus Sinaga, Yosef Pandai Lolan, Jedy Lucas Atemalem Purba 2026 Ilmu Gizi
Masa remaja adalah fase penting dengan perubahan kesehatan yang signifikan, sehingga asupan nutrisi yang memadai sangat penting untuk mendukung transisi menuju dewasa. Namun, rendahnya literasi gizi di kalangan remaja Indonesia menyebabkan kurangnya pengetahuan dan keterampilan gizi, yang berdampak pada pola makan yang buruk. Penelitian ini menggunakan desain Quasi-eksperimental dengan dua kelompok (intervensi dan kontrol) untuk menilai dampak pendidikan kuliner terhadap literasi gizi dan perilaku makan sehat, dengan pendekatan Mixed-methods. Instrumen penelitian yang digunakan adalah kuesioner literasi gizi NVS dan Food Frequency Questionnaire. Focus Group Discussion juga digunakan untuk memperdalam data kuantitatif yang didapatkan. Teknik Sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sample sebanyak 60 orang (30 orang di kelompok intervensi dan 30 orang di kelompok kontrol). Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam literasi gizi dan perubahan pola makan pada kelompok intervensi setelah program kuliner. Konsumsi buah dan sayuran meningkat (+1,1 dan +0,9 porsi/hari), sedangkan konsumsi fast food dan minuman manis menurun (-0,6 porsi/minggu dan -1,2 porsi/hari). Uji paired t-test memperlihatkan perubahan signifikan dalam konsumsi buah, sayuran, fast food, dan minuman manis (p < 0,001). Focus Group Discussion mendukung hasil ini, dengan peserta melaporkan kesadaran gizi yang lebih tinggi dan peningkatan konsumsi buah serta sayuran. Namun, beberapa peserta menghadapi hambatan lingkungan seperti kebiasaan keluarga dan pengaruh teman. Penelitian ini membuktikan bahwa program pendidikan kuliner efektif dalam meningkatkan literasi gizi dan mengubah perilaku makan remaja menjadi lebih sehat
PEMAHAMAN MAHASISWA KEPERAWATAN TENTANG FISIOLOGI MANUSIA DALAM MATA KULIAH ILMU BIOMEDIK DASAR
Cesarina Silaban 2026 Ilmu Gizi
Proses pembelajaran yang baik bertumpu pada hasil output dari apa yang di ajarkan, hal terpenting dalam pengajaran adalah pemahaman seorang peserta didik, salah satu bahan pembelajaran dalam jurusan keperawatan adalah ilmu biomedik dasar didalamnya terdapat topik tentang anatomi dan fisiologi. Bagian ini sangat penting di pahami oleh mahasiswa sebagai dasar dalam mempelajari ilmu keperawatan selajutnya. Proses pemahaman mahasiswa keperawatan akan mempermudah dalam melajutkan ke materi yang lebih spesifik berkaitan dengan keperawatan, maka perlunya adanya pemahaman mahasiswa keperawatan dalam mempelajari ilmu biomedik dasar. Tujuan penelitian ini untuk melihat sejauh mana pemahaman mahasiswa tentang fisiologi manusia yang terdapat dalam mata ajar ilmu biomedik dasar pada semester 1. Metode penelitian dengan desai survey deskritif. Dengan memebrikan intrumen penelitian berupa kuesiener kepada mahasiswa yang telah mengikuti proses perkuliahan selama 6 bulan. Proses pengambilan data dilakukan pada 10-15 Juli 2023, hasil penelitian menunjukan pada pemahaman yang baik sejumlah 17 orang (46%), cukup 19 orang (52%)dan kurang 1 orang (2%). Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa perlu adanya modifikasi dosen dalam memebrikan pendalam materi tentang ilmu biomedik dasar terkhusu adalah fisiologi manusia, memberikan evaluasi yang tepat kepada mahasiswa.sebelum dan setelah dilakukan perkuliahan Kata Kunci : Keperawatan, Fisiologi, Biomedik dasar
Stress levels and coping strategy of nursing students in online learning during COVID-19 Pandemic. A mixed-methods study
Evelyn Hemme Tambunan 1, Rosnancy Renolita Sinaga 2026 Ilmu Gizi
Objective: To explain the stress level and coping strategies of nursing students in online learning during Covid-19 pandemic. Methods: . Explanatory sequential mixed method QUAN-QUAL study conducted at a private university in Bandung, Indonesia. Of the 260 nursing students, 157 consented to participate and answered a Depression Anxiety Scale-42 (DDAS-42) and The Ways of Coping in the Indonesian version. The participants of the quantitative phase with the indicative of stress were interviewed individually (n=17) to provide an in-depth understanding of the students' experiences of stress and coping strategy in online learning. Results: Almost one out of two students (47.1%) had some level of stress (16% between severe and extremely severe). Most nursing students (45.9%) used emotion focused coping strategies. Stress level was significantly higher among female students and internship academic level (p < 0.05). Nursing students' sources of stress were new experiences and hindrances to online learning. Coping strategies included seeking support and positive acceptance. Conclusion: A high proportion of nursing students experienced stress during their education process in COVID-19 times; they used specially emotion-focused coping strategies to reduce barriers to online learning. Keywords: COVID-19; adaptation, psychological; anxiety; depression; internet-based intervention; students, nursing.
Analisa Asuhan Keperawatan pada Pasien Efusi Pleura dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Oksigenasi Menggunakan Intervensi Breathing Exercise Di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar
DIAN KHAFIFA NUR PRATIWI, Rosnancy Renolita Sinaga 2026 Ilmu Gizi
Kebutuhan dasar manusia adalah unsur-unsur yang dibutuhkan manusia dalam mempertahankan keseimbangan fisiologis maupun psikologis, yang bertujuan untuk mempertahankan kehidupan maupun Kesehatan. Kondisi sakit tertentu dapat menghambat proses oksigenasi dalam tubuh, Kondisi tersebut antara lain gangguan pada sistem pernapasan dan kardiovaskuler Salah satu penyakit yang terjadi pada paruparu adalah efusi pleura. Dalam penanganan efusi pleura, terapi farmakologi saja tidak cukup untuk meredakan sesak pada beberapa pasien Salah satu terapi non farmakologi yang dikembangkan sekarang adalah breathing exercise dalam upaya menangani keluhan sesak napas pada pasien. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran Analisa Asuhan Keperawatan pada Klien Efusi Pleura dengan Gangguan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Oksigenasi Menggunakan Intervensi Breathing Exercise Di RSUP Dr.Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode peneltiian yang digunakan adalah studi kasus dengan tehnik pengumpulan data melalui pemeriksaan fisik,wawancara dan observasi.Hasil : beberapa masalah keperawatan dapat teratasi, dan terdapat perubahan setelah pemberian intervensi keperawatan dilakukan Kesimpulan : pemberian intervensi breathing Exercise dapat membantu sesak napas klien dan mengoptimalkan kerja otot pernapasan, beberapa masalah keperawatan yang dirumuskan dapat teratasi Ketwords : breathing exercise, pemenuhan kebutuhan oksigenasi, efusi pleura
ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY. R DENGAN GANGGUAN PERNAPASAN: TUBERKULOSIS PARU DALAM DUKUNGAN KEPATUHAN PADA MASALAH KETIDAKPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS DI RS. X PEMATANGSIANTAR
Rosnancy Renolita Sinaga, Bintang Manurung, Cesarina Silaban 2025 Ilmu Gizi
Pendahuluan. Menurut data World Health Organization (WHO) TBC berada di urutan kedua untuk penyakit infeksius yang paling banyak menyebabkan kematian setelah COVID-19 (WHO, 2022). Di Indonesia, TBC termasuk masalah kesehatan dengan angka kasus dan kematian yang tinggi. Pada 2021 Indonesia menempati posisi kedua di dunia setelah India dengan estimasi sebanyak 969.000 kasus. Estimasi kasus pada 2022 juga sebanyak 969.000 kasus, terdiri dari TBC sensitif obat (SO) dan TBC resisten obat (RO). Nyatanya, capaian penemuan kasus TBC pada November 2022 hanya 52% dari sebesar 90% (Kemenkes RI, 2022). Kesenjangan ini menunjukkan Indonesia belum mencapai target penemuan kasus sehingga berpengaruh terhadap jumlah penderita TBC yang belum mendapat pengobatan dan menyebabkan tingginya penularan. Tujuan umum penelitian ini untuk memberikan asuhan keperawatan kepada pasien meliputi pengkajian, menegakkan diagnosa, membuat intervensi dan melaksanakannya dan mengevaluasi asuhan, secara khusus perawat memberikan intervensi kepatuhan pada program pengobatan dan pencegahan penyakit. Metode. Penelitian ini adalah studi kasus dengan empat hari proses perawatan yang dilakukan pada pasien Ny. R dengan TB Paru dengan pengumpulan data melalui wawancara, pemeriksaan fisik, observasi, studi kepustakaan dan media internet. Hasil Penelitian. Pada studi kasus pada Ny. R ditemukan batuk berdarah, sesak, dan nafsu makan menurun. Diagnosa keperawatan Ny. R adalah ketidakpatuhan berhubungan dengan program terapi kompleks dan/atau lama, bersihan jalan nafas tidak efektif, gangguan pertukaran gas, resiko defisit nutrisi, managemen kesehatan tidak efektif. Pada tahap intervensi dan pelaksanaan tindakan, perawat tidak menemukan hambatan karena bekerjasama dengan klien dan tim medis. Pada tahap evaluasi keperawatan, dari lima masalah keperawatan, masalah ketidakpatuhan dapat teratasi dan masalah lain belum dapat diatasi. Kesimpulan. Dari lima masalah keperawatan pasien, masalah ketidakpatuhan dapat diatasi dengan pemberian edukasi kesehatan terkait pencegahan dan program pengobatan. Kata kunci: Asuhan keperawatan, Tuberkulosis paru, Kepatuhan, Ketidakpatuhan
Stress levels and coping strategy of nursing students in online learning during COVID-19 Pandemic. A mixed-methods study
Evelyn Hemme Tambunan 1, Rosnancy Renolita Sinaga 2 2025 Ilmu Gizi
Objective: To explain the stress level and coping strategies of nursing students in online learning during Covid-19 pandemic. Methods: . Explanatory sequential mixed method QUAN-QUAL study conducted at a private university in Bandung, Indonesia. Of the 260 nursing students, 157 consented to participate and answered a Depression Anxiety Scale-42 (DDAS-42) and The Ways of Coping in the Indonesian version. The participants of the quantitative phase with the indicative of stress were interviewed individually (n=17) to provide an in-depth understanding of the students' experiences of stress and coping strategy in online learning. Results: Almost one out of two students (47.1%) had some level of stress (16% between severe and extremely severe). Most nursing students (45.9%) used emotion focused coping strategies. Stress level was significantly higher among female students and internship academic level (p < 0.05). Nursing students' sources of stress were new experiences and hindrances to online learning. Coping strategies included seeking support and positive acceptance. Conclusion: A high proportion of nursing students experienced stress during their education process in COVID-19 times; they used specially emotion-focused coping strategies to reduce barriers to online learning. Keywords: COVID-19; adaptation, psychological; anxiety; depression; internet-based intervention; students, nursing.
IMPLEMENTASI TERAPI MUSIK PADA ASUHAN KEPERAWATAN PADA NY.N DENGAN MASALAH GANGGUAN PERSEPSI SENSORI: HALUSINASI PENDENGARAN DI RUMAH SAKIT JIWA X KOTA MEDAN
Nesia Akwarel Manik1 , Pipin Sumantrie2 2025 Ilmu Gizi
Pendahuluan. Halusinasi pendengaran adalah kondisi dimana pasien mendengar suara, terutama suara-suara orang yang sedang membicarakan apa yang sedang dipikirkannya dan memerintahkan untuk melakukan sesuatu. Tujuan penulisan karya tulis ilmiah memiliki dua tujuan yaitu tujuan umum dan khusus. Tujuan umum penulisan karya tulis ini adalah mampu memberikan implementasi terapi musik pada asuhan keperawatan pada pasien skizofrenia dengan halusinasi pendengaran Metode. Adapun metode yang digunakan dalam penulisan karya tulis ini adalah, studi literatur berdasarkan Evidan Base topic pembahasan, serta melakukan studi kasus pada pasien di ruang rawat inap Rumah Sakit. Hasil Penelitian. Berdasarkan studi kasus yang dilakukan, maka terdapat beberapa masalah keperawatan yang berhasil dilakukan, yaitu diaknosa keperawatan: Gangguan persepsi sensori berhubungan dengan gangguan pendengaran, harga diri rendah berhubungan dengan perubahan peran sosial , ansietas berhubungan dengan krisis situasional. Pada masalah keperawatan halusinasi, setelah dilakukan terapi music, maka evaluasi yang di peroleh halusinasi berkurang. Kesimpulan. kesimpulan bahwa dalam memberikan asuhan keperawatan pada pasien halusinasi pendengaran adalah dengan mengimplementasikan terapi musik yang bertujuan untuk mengatasi masalah halusinasi pendengaran dan telah berhasil dilakukan. Kata kunci: Halusinasi pendengaran, Terapi Musik
Improving English Speaking Skills Using Role Play for Nursing Students
Maru mary panjaitan 2025 Ilmu Gizi
Speaking is conveying messages, feelings, ideas and thoughts about a certain matter which requires skills in expressing them orally so that the meaning of the conversation can be conveyed well from the speaker to the listener. This study primarily intended to answer the following questions: how effective is Role Play in improving students' speaking skills? and how do students respond to the application of Role Play in improving students' speaking skills? The subjects of this research were nursing students in Surya Nusantara Adventist College collegiate year of 2023/2024. This research is field research with a quantitative approach using a questionnaire, and the data is analysed using a Likert Scale. The result showed that most student agreed that the Role-Playing approach improved their communication skills; while fewer students were neutral.