Ditemukan 558 karya tulis
Perancangan Sistem Informasi Akademik Online Menggunakan Black Box Testing Pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surya Nusantara
Pembuatan Sistem Informasi Akademik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surya Nusantara, Pematangsiantar menggunakan pendekatan terstruktur, sedangkan metode pengembangan menggunakan prototipe dengan teknik perancangan yang didahului dengan perngumpulan data observasi dengan wawancara yang diklasifikasikan dalam tahap metode Waterfall. Sedangkan alat yang digunakan dalam mendesain sistem berupa Use Case Diagram, HTML, PHP, Javascript, CSS dan menggunakan beberapa perangkat lunak seperti XAMPP, Browser, StarUML, Sublime Text 3, Notepad ++. Pengujian sistem ini mengguanakan pengujian Black Box, dimana jenis pengujian ini dianggap paling tepat untuk mewakili penggunaan menu yang dibuat. Sistem yang dibangun disajikan pada server klien sehingga dapat diakses oleh semua pengguna dosen dan mahasiswa. Sistem yang dibangun diharapkan dapat mengatasi sebagian besar masalah yang ada seperti melaporkan nilai siswa secara online, mengisi formulir pendaftaran online KRS online. Sistem informasi akademik online diharapkan terus dikembangkan untuk menangani setiap kebutuhan di biro administrasi akademik Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Surya Nusantara, Pematangsiantar.
Decision support system analysis for selecting a baby cream product with Preference Selection Index (PSI) Baby Sensitive Skin Under 3 Year
The aim of this study was to examine the technology for decision support in the selection of baby cream products for sensitive skin in children under three years of age. Babies’ skin sensitivity should be addressed in order to maintain the baby’s skin health, but parents should be more careful with product selection in the number of products to treat sensitive skin in babies on the market. Data sources obtained through random observations, interviews and questionnaires (parents who have babies). The solution provided is the Preference Selection Index (PSI) method, which is part of the support system for decision making. Five criteria are used as parameters when selecting sensitive skin product for children, namely: price (K1), type of skin (K2), feeling of brand (K3), interests (K4) and packaging (K5). While the alternatives used based on the interview results are cussons (alt1), johnson’s (alt2), zwitsal (alt3), pigeon …
Naïve Bayes classification and RapidMiner application for analysis of lecturer institution’s performance
Customer satisfaction is an essential measure that may be used to compare service performance obtained and expected by customers. The purpose of this study is to analyze lecturer satisfaction with an institution’s performance using artificial intelligence approaches. The dataset was produced via observations and questionnaires distributed to instructors. The solution approach was data mining classification with the naive Bayes algorithm. In the analysis process, Rapidminer software is employed. Based on the results of the final test with the traits of Alertness (criterion 1), Empathy (criterion 2), Reliability (criterion 3), and Responsibility, the accuracy rate was 85.48 percent, with a Precision value of 81.08 percent and a Recall value of 93.75 percent (criterion 4).
Gamification in Computer Science Education: A Study on Its Effectiveness in Improving Learning Motivation
The increasing digitalization of educational systems has raised significant concerns about the security, privacy, and integrity of student data. Traditional centralized data management systems are vulnerable to cyberattacks, data manipulation, and breaches, which necessitate more secure and privacy-preserving solutions. This study aims to explore the integration of blockchain and federated learning as a combined approach to secure educational data management. A systematic literature review methodology was employed to examine relevant studies on the application of blockchain and federated learning in education. The review identified key themes such as blockchain’s potential to provide transparency, immutability, and security, while federated learning enables privacy-preserving data analysis without sharing sensitive information. The findings suggest that the integration of these technologies offers a promising solution to the challenges of managing educational data, enhancing both security and privacy. This study contributes to the academic literature by presenting a conceptual framework that combines blockchain and federated learning for secure and efficient educational data management. The implications of this work extend to policy and practice, particularly in ensuring regulatory compliance and data protection in educational institutions, and provide important lessons for future research on the scalability and practical implementation of these technologies in real-world educational settings.
ANTARA KARYAWAN DAN PILAR PENYOKONGNYA (Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja dan Kinerja)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Uji Pilar Pertama-Pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja kerja pegawai administrasi pada Sekolah Lanjutan Advent-Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara, Pematangsiantar.(2) Uji Pilar Kedua-Pengaruh motivasi terhadap kinerja kerja pegawai administrasi pada Sekolah Lanjutan Advent-Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara, Pematangsiantar.(3) Uji Pilar Simultan-Pengaruh Lingkungan kerja dan Motivasi terhadap kinerja kerja pegawai administrasi pada Sekolah Lanjutan Advent-Perguruan Tinggi Advent Surya Nusantara, Pematangsiantar. Penelitian ini termasuk penelitian asosiatif kausal dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian survei, dimana instrumen penelitian ini berupa kuesioner. Sampel dalam penelitian ini adalah sampel jenuh dengan mengambil seluruh populasi pegawai administrasi
Tipe-tipe model pembelajaran kooperatif
Proses kegiatan pembelajaran di sekolah bukan hanya sekedar untuk memberikan ilmu dan pengetahuan kepada peserta didik. Pada saat ini, proses kegiatan pembelajaran harus dibekali dengan memperhatikan keperluan peserta didik yang paling mendasar, yaitu keperluan akan ditingkatkannya keterampilan-keterampilan yang sifatnya dapat membantu peserta didik menjadi sumber daya manusia yang siap pakai untuk menghadapi berbagai macam tantangan baik pada saat ini dan terlebih lagi pada saat yang akan datang. Keterampilan-keterampilan tersebut misalnya seperti keterampilan berpikir, keterampilan komunikasi, keterampilan sosial, keterampilan memecahkan masalah, keterampilan berkolaborasi dan masih banyak keterampilan-keterampilan lain yang secara khusus dapat dikembangkan pada peserta didik melalui kegiatan pembelajaran. Pengembangan dan peningkatan keterampilan-keterampilan tersebut dapat dilaksanakan dengan merencanakan kegiatan pembelajaran berbasis kooperatif.
Teori Pembelajaran
Buku Teori Pembelajaran ini dibuat sebagai bahan referensi dan juga memberikan wawasan tambahan lebih rinci dan sistematis mengenai teori-teori pembelajaran yang dapat dijadikan tolok ukur dalam menjalankan bidang pendidikan nasional dizaman modern. Sejalan dengan perkembangan pendidikan dan kemajuan teknologi yang menyertainya, buku ini dapat dijadikan solusi terbaik sehingga tujuan dan manfaat dapat dicapai secara maksimal. Secara detail pembahasan buku ini meliputi: Bab 1 Hakikat Belajar Bab 2 Prinsip-Prinsip Belajar Bab 3 Motivasi Belajar Bab 4 Teori Belajar Behaviorisme Bab 5 Teori Belajar Kognitif Bab 6 Teori Belajar Konstruktivisme Bab 7 Teori Belajar Humanisme Bab 8 Hakikat Pembelajaran Bab 9 Komponen-Komponen Pembelajaran Bab 10 Model Pembelajaran Bab 11 Evaluasi Pembelajaran
Model dan Aplikasi Pembelajaran: Inovasi Pembelajaran Di Situasi Tidak Normal
Kondisi alam serta paparan wabah tidak bisa diprediksi. Bencana alam serta wabah penyakit dapat datang kapan saja. Kondisi demikian menyebabkan situasi tidak normal. Meskipun situasi tidak normal, aktivitas pembelajaran harus tetap berjalan. Terdapat Model dan Aplikasi Pembelajaran yang dapat dimanfaatkan. Model dan Aplikasi Pembelajaran ketika dikembangkan akan menjadi inovasi pembelajaran yang bermanfaat di situasi tidak normal. Buku ini terdiri dari 15 (Lima Belas) bab, yaitu: Bab 1 Hakikat Pembelajaran di Situasi Tidak Normal Bab 2 Landasan dan Teori Pembelajaran Bab 3 Konsep Model dan Aplikasi Pembelajaran Bab 4 Tantangan Pembelajaran di Situasi Tidak Normal Bab 5 Strategi Pemilihan Model dan Aplikasi Pembelajaran di Situasi Tidak Normal Bab 6 Model Blended Learning dengan Edmodo Bab 7 Model Flipped Classroom Dengan Moodle Bab 8 Model Problem Based Learning dengan Google Classroom Bab 9 Model Project Based Learning dengan WhatsApp dan Google Meet Bab 10 Model Kooperatif Tipe Jigsaw dengan Sevima EdLink Bab 11 Model Pembelajaran PAIKEM dengan Facebook dan Twitter Bab 12 Model Pembelajaran Quantum dengan Youtube dan Telegram Bab 13 Mekanisme Penilaian Pembelajaran di Situasi Tidak Normal Bab 14 Sistem Evaluasi Mutu Pembelajaran di Situasi Tidak Normal Bab 15 Implikasi Pembelajaran di Situasi Tidak Normal
Dasar-dasar pendidikan karakter
Sebagai tenaga pendidik seorang guru juga perlu memberikan contoh perilaku yang baik kepada peserta didik, karena perilaku guru merupakan teladan bagi anak didik. Dalam dunia pendidikan memang pendidikan karakter sangat dibutuhkan oleh peserta didik untuk membentuk pribadi yang baik, bijaksana, jujur, bertanggung jawab, dan bisa menghormati orang lain.
Pengantar Landasan Pendidikan
Pendidikan merupakan sebuah proses dalam perubahan sikap dan tingkah laku yang dapat menjadi bekal manusia dalam menjalani kehidupan. Filosofi pendidikan menurut Ki Hadjar Dewantara mengatakan bahwa pendidikan merupakan upaya dalam pembentukan budi pekerti, karakter dan nilai luhur sehingga tercipta keselarasan antara alam dan masyarakat.
Keterampilan berpikir tingkat tinggi
Untuk berhasil menyongsong abad 21 yang lebih kompleks dan memiliki banyak tantangan. Pendidikan dirancang sedemikian rupa sehingga dapat menghasilkan siswa yang memiliki kompetensi di segala aspek yang membutuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi. Dalam kaitannya dengan hal tersebut, Guru diharapkan mampu menyusun hal-hal terkait keterampilan berpikir tingkat tinggi. Hal inilah yang menjadi dasar pentingnya keterampilan berpikir tingkat tinggi.
Asas-Asas Pendidikan: Konsep dan Teori
Buku ini sangat penting dipahami oleh para pemangku kebijakan mulai dari penyelenggara sampai pelaksana pendidikan. Buku Asas–Asas Pendidikan: Konsep dan Teori ini sangat bermanfaat dalam dunia pendidikan karena dikaji secara mendalam dan lebih lengkap sehingga mampu memberikan pemahaman mengenai dasar pelaksanaan pendidikan. Buku ini disajikan dengan struktur yang dibangun atas dua belas pokok kajian bahasan, yang mencakup: Bab 1 Konsep Dasar Pendidikan Bab 2 Sejarah Perkembangan Pendidikan Bab 3 Filsafat dan Asas-Asas Pendidikan Bab 4 Prinsip dan Fungsi-Fungsi Pendidikan Bab 5 Sistem, Pendekatan, dan Tujuan Pendidikan Bab 6 Teori-Teori Kependidikan Bab 7 Desain dan Struktur Pendidikan Bab 8 Koordinasi dalam Pendidikan dan Tujuannya Bab 9 Lingkungan dan Budaya Organisasi dalam Pendidikan Bab 10 Konsep Manajemen dalam Pendidikan Bab 11 Model dan Pendekatan Evaluasi Kinerja dalam Pendidikan Bab 12 Sistem Pengendalian Mutu dalam Pendidikan