Beranda Katalog Repository Jurnal Database
Masuk
Ditemukan 558 karya tulis
ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN DENGAN MENGGUNAKAN RASIO KEUANGAN PADA PT BUKALAPAK.COM TBK
Samuel Reynaldy Nainggolan 2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Bukalapak.com Tbk selama periode 2021–2023 dengan menggunakan rasio keuangan sebagai alat ukur. Rasio keuangan yang digunakan meliputi rasio likuiditas, rasio solvabilitas, rasio aktivitas, dan rasio profitabilitas. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menganalisis data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari sisi likuiditas, perusahaan memiliki kemampuan yang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, namun terdapat indikasi kelebihan likuiditas. Dari sisi solvabilitas, perusahaan mampu mempertahankan kestabilan dalam memenuhi kewajiban jangka panjang. Rasio aktivitas menunjukkan efisiensi penggunaan aset perusahaan dalam menghasilkan pendapatan. Sementara itu, rasio profitabilitas menunjukkan adanya fluktuasi dalam kemampuan perusahaan menghasilkan laba dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa kinerja keuangan PT Bukalapak.com Tbk secara keseluruhan berada pada tingkat yang cukup baik, namun perusahaan perlu memperhatikan pengelolaan aset dan strategi peningkatan profitabilitas agar kinerjanya lebih optimal di masa mendatang.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, RASIO LIKUIDITAS, DAN RASIO SOLVABILITAS TERHADAP RENTABILITAS PERUSAHAAN DIMANA GREEN ACCOUNTING SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2024
Romauli Sitinjak 2026
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rentabilitas perusahaan yang tercatat pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2024. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui pengaruh ukuran perusahaan, rasio likuiditas, dan rasio solvabilitas terhadap rentabilitas perusahaan dimana green accounting sebagai variabel moderasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda dan analisis regresi moderasi dengan bantuan SPSS V 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel likuiditas (X1) berpengaruh terhadap terhadap rentabilitas. Likuiditas (X2)  berpengaruh terhadap rentabilitas perusahaan, Solvabilitas tidak berpengaruh terhadap rentabilitas. Ukuran perusahaan dengan moderasi green accounting (X1Z) tidak mampu memoderasi hubungan ukuran perusahaan terhadap rentabilitas perusahaan. Likuiditas dengan moderasi green accounting (X2Z) tidak mampu memoderasi hubungan likuiditas terhadap rentabilitas perusahaan. Solvabilitas dengan moderasi green acounting (X3Z) tidak mampu memoderasi hubungan solvabilitas terhadap rentabilitas perusahaan. 
PENGARUH PROFITABILITAS, SOLVABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN TEKNOLOGI YANG TERDAFTAR DI BEI
Lestaria Silalahi 2026
Studi ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Profitabilitas, Solvabilitas dan Likuiditas terhadap Kinerja Keuangan pada perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah Perusahaan Teknologi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia 2021-2024 sejumlah 47 perusahaan. Pengambilan sampel dilakukan dengan menerapkan porpusive sampling, sehingga diperoleh jumlah sampel dalam penelitian ini terdapat 26 perusahaan. Metode analisis data menggunakan Uji Analisis Regresi Berganda. Hasil penelitian ini mengungkapkan beberapa temuan, antara lain: 1) Secara parsial menunjukkan bahwa profitabilitas yang diukur menggunakan ROA dan ROE tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. 2) Secara parsial, solvabilitas yang diukur dengan DER dan DAR menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kinerja keuangan. 3) Secara parsial menunjukkan likuiditas yang diukur CR dan Cash Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. 4) secara simultan variabel profitabilitas, solvabilitas dan likuiditas tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan.  
PENGARUH RETURN ON ASSET (ROA) DAN EARNING PER SHARE (EPS) TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR OTOMOTIF TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2023-2025
Nova Royana Silaban 2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Return On Asset (ROA) dan Earning Per Share (EPS) terhadap harga saham pada perusahaan manufaktur subsektor otomotif dan komponen yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2023–2025. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa laporan keuangan dan harga saham perusahaan yang diperoleh dari situs resmi BEI. Sampel penelitian ditentukan dengan metode purposive sampling dan diperoleh sebanyak 13 perusahaan dengan total 39 data observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial ROA tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan EPS berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, ROA dan EPS berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Hal ini menunjukkan bahwa EPS menjadi faktor yang lebih dominan dalam memengaruhi harga saham dibandingkan ROA. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa investor lebih mempertimbangkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba per saham dalam pengambilan keputusan investasi. Oleh karena itu, perusahaan diharapkan dapat meningkatkan kinerja keuangan khususnya dalam menghasilkan laba yang optimal untuk menarik minat investor. 
PENGARUH PENERAPAN GREEN ACCOUNTING TERHADAP PROFITABILITAS PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR MAKANAN DAN MINUMAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2023-2024
Morina E Simanjuntak 2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja lingkungan dan pengungkapan lingkungan terhadap profitabilitas (Net Profit Margin/NPM) pada perusahaan manufaktur sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2024. Sampel penelitian terdiri dari 5 perusahaan dengan total 10 observasi. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja lingkungan dan pengungkapan lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas perusahaan. Selain itu, kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi profitabilitas tergolong sangat rendah, sehingga sebagian besar dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini mengindikasikan bahwa penerapan green accounting masih cenderung bersifat kepatuhan dan belum menjadi faktor utama dalam meningkatkan profitabilitas jangka pendek. Meskipun demikian, aspek lingkungan tetap penting dalam mendukung keberlanjutan perusahaan di masa yang akan datang. 
PENGARUH LEVERAGE, LIKUIDITAS, DAN PROFITABILITAS TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SEKTOR PROPERTI DI BEI PERIODE 2020-2023
Mega Sylvia Gabriella Hutagalung 2026
Penelitian Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh leverage, likuiditas, dan profitabilitas terhadap harga saham perusahaan sektor properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2020–2023. Leverage diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER), likuiditas menggunakan Current Ratio (CR), dan profitabilitas menggunakan Return on Equity (ROE). Ketiga rasio keuangan tersebut dipilih karena dianggap mampu mencerminkan kondisi kinerja keuangan perusahaan yang dapat memengaruhi keputusan investor dalam berinvestasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria tertentu sehingga diperoleh 25 perusahaan sebagai sampel penelitian dengan total 100 observasi. Metode analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS versi 26 untuk mengetahui pengaruh variabel secara parsial maupun simultan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage, likuiditas, dan profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham baik secara parsial maupun simultan. Hal ini mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut bukan merupakan faktor utama dalam menentukan pergerakan harga saham pada perusahaan sektor properti selama periode penelitian. Nilai Adjusted R Square sebesar 1,9% menunjukkan bahwa kemampuan variabel independen dalam menjelaskan variasi harga saham masih sangat terbatas, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. 
ANALISIS LAPORAN KEUANGAN UNTUK MENGUKUR KINERJA KEUANGAN PT JAPFA COMFEED INDONESIA TBK PERIODE 2021-2024
Lesmini Sembiring 2026
Laporan keuangan merupakan alat penting untuk menilai kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk selama periode 2021–2024 dengan menggunakan analisis rasio keuangan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia. Analisis dilakukan terhadap empat rasio keuangan utama, yaitu rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas, dan aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja keuangan PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk secara umum belum stabil dan cenderung kurang baik. Rasio likuiditas seperti current ratio, quick ratio, dan cash ratio sebagian besar belum memenuhi standar industri secara konsisten. Rasio solvabilitas menunjukkan bahwa tingkat penggunaan utang perusahaan masih relatif tinggi dibandingkan dengan ekuitas dan aset, meskipun mengalami perbaikan pada tahun terakhir. Rasio profitabilitas seperti net profit margin, return on assets, dan gross profit margin menunjukkan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba yang masih rendah dan berfluktuasi. Sementara itu, rasio aktivitas seperti total asset turnover dan fixed asset turnover menunjukkan kinerja yang cukup baik, meskipun sebagian masih berada di bawah standar industri. Secara keseluruhan, perusahaan perlu meningkatkan efisiensi operasional dan pengelolaan keuangan agar mampu memenuhi standar industri serta meningkatkan kinerja dan daya saing perusahaan di masa yang akan datang. 
ANALISIS LAPORAN KINERJA KEUANGAN PADA PT TELKOM INDONESIA TBK 2021-2024
Juwita Hotmauli Simanjuntak 2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT Telkom Indonesia Tbk periode 2021-2024 dengan menggunakan analisis rasio keuangan yang meliputi rasio likuiditas, solvabilitas, profitabilitas , dan aktivitas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan perusahaan yang diperoleh dari laporan tahunan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas perusahaan berada dalam kondisi cukup baik, meskipun beberapa indikator masih berada di bawah rata-rata industri. Rasio solvabilitas menunjukkan kondisi yang  baik karena perusahaan mampu mengelola struktur permodalan dengan cukup efektif. Rasio profitabilitas menunjukkan kinerja yang cukup stabil namun mengalami fluktuasi, sehingga kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba belum maksimal. Sementara itu, rasio aktivitas, khususnya total asset turnover , menunjukkan bahwa efisiensi penggunaan asset masih kurang optimal karena sebagian besar berada  di bawah rata-rata industri. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT Telkom Indonesia Tbk periode 2021-2024 dapat dikategorikan cukup baik, namun masih perlu peningkatan dalam efisiensi operasional, pengelolaan aset,dan pengendalian beban untuk mencapai kinerja yang lebih optimal.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN LEVERAGE TERHADAP AUDIT DELAY PADA PERUSAHAAN SEKTOR ENERGI YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2021-2023
Jilli Handayani Manalu 2026
Penelitian ini mengevaluasi pengaruh profitabilitas (ROA) dan leverage (DAR) terhadap keterlambatan audit (audit delay) pada perusahaan sektor energi di Bursa Efek Indonesia pada periode 2021–2023. Menggunakan pendekatan kuantitatif kausal, penelitian ini menganalisis data sekunder dari laporan keuangan tahunan untuk memetakan hubungan antarvariabel tersebut. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh signifikan terhadap durasi penyelesaian audit, yang mengindikasikan bahwa tingkat laba tidak menjadi penentu utama kecepatan kerja auditor di sektor ini. Sebaliknya, leverage ditemukan berpengaruh negatif signifikan terhadap audit delay. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan dengan beban utang tinggi cenderung menyelesaikan audit lebih cepat, kemungkinan besar karena adanya tekanan dari kreditor atau kewajiban finansial eksternal. Temuan ini memberikan perspektif baru dalam literatur audit yang selama ini masih beragam, sekaligus menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen dan investor dalam menilai efisiensi pelaporan keuangan. 
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PT. FAP AGRI, TBK PERIODE 2021-2024
INHA PARHUSIP 2026
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan PT FAP Agri Tbk periode 2021–2024 berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Analisis ini penting untuk menilai kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendek, mengelola struktur permodalan, serta menghasilkan laba.        Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan. Teknik analisis menggunakan Current Ratio dan Quick Ratio (likuiditas), Debt to Asset Ratio dan Debt to Equity Ratio (solvabilitas), serta Net Profit Margin, Return on Assets, dan Return on Equity (profitabilitas). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas masih kurang baik, terlihat dari Current Ratio sebesar 1,3; 0,8; 0,6; dan 0,7 serta Quick Ratio sebesar 0,798; 0,490; 0,426; dan 0,527. Rasio solvabilitas menunjukkan tingkat utang yang cukup tinggi dengan Debt to Asset Ratio sebesar 59,8%–56,3% dan Debt to Equity Ratio sebesar 149%–128%. Sementara itu, rasio profitabilitas menunjukkan fluktuasi, dengan Net Profit Margin 12%–9,9%, Return on Assets 5,1%–6,4%, dan Return on Equity 12,7%–14,8%, serta mengalami perbaikan pada tahun 2024. Secara keseluruhan, kinerja keuangan perusahaan belum optimal karena likuiditas rendah, solvabilitas tinggi, dan profitabilitas belum stabil. Perusahaan disarankan meningkatkan efisiensi aset, mengurangi utang, dan meningkatkan laba
ANALISIS RASIO LIKUIDITAS, SOLVABILITAS, DAN PROFITABILITAS DALAM MENILAI KINERJA KEUANGAN PADA PT WIJAYA KARYA BETON Tbk PERIODE 2020-2023
Hendrik Marbun 2026
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis kinerja keuangan PT Wijaya Karya Beton Tbk periode 2020–2023 berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan PT Wijaya Karya Beton Tbk periode 2020–2023. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis rasio keuangan yang terdiri dari Current Ratio, Quick Ratio, Cash Ratio, Debt to Asset Ratio (DAR), Debt to Equity Ratio (DER), Return on Asset (ROA), dan Return on Equity (ROE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio likuiditas perusahaan yang diukur menggunakan Current Ratio, Quick Ratio, dan Cash Ratio berada dalam kategori kurang baik karena masih berada di bawah standar industri. Rasio solvabilitas yang diukur menggunakan Debt to Asset Ratio (DAR) dan Debt to Equity Ratio (DER) menunjukkan kondisi kurang baik karena tingkat penggunaan utang perusahaan masih cukup tinggi. Sedangkan rasio profitabilitas yang diukur menggunakan Return on Asset (ROA) dan Return on Equity (ROE) menunjukkan kondisi buruk karena kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba masih rendah. Secara keseluruhan, kinerja keuangan PT Wijaya Karya Beton Tbk periode 2020–2023 berdasarkan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas menunjukkan kondisi yang kurang baik. 
STRUKTUR KEPEMILIKAN DAN INDIKASI PERDAGANGAN ORANG DALAM SEBELUM PENGUMUMAN LABA DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI)
JUDEA PUTERI ELISABET BR TARIGAN 2026
Penelitian ini berjudul Struktur Kepemilikan dan Indikasi Perdagangan Orang Dalam di Bursa Efek Indonesia (BEI). Studi ini dilakukan untuk meguji adanya indikasi praktik perdagangan orang dalam (insider trading) di pasar modal Indonesia. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada fenomena asimetri informasi, di mana pihak internal diduga memanfaatkan informasi non-publik sebelum pengumuman laba untuk memperoleh keuntungan pribadi. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah struktuk kepemilikan saham mempengaruhi intensitas kebocoran informasi tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah event study (studi peristiwa) dengan jendela pengamatan sebelum tanggal pengumuman laba. Identifikasi insider trading diukur melalui perhitungan cumulative average abnormal rerturn (CAAR) untuk melihat apakah terdapat pergerakan harga saham yang tidak wajar yang didorong oleh informasi internal perusahaan. Hasil penelitaian menunjukkan bahwa seluruh hipotesis yang diajukan dalaml penelitian ini (H1, H2, H3 dan H4) dinyatakan ditolak. Berdasarkan uji statistik, tidak ditemukan nilai CAAR yang signifikan secara positif maupun negatif sebelum pengumuman laba. Hal ini mengindikasikan bahwa tidak terdapat bukti kuat adanya aktivitas perdagangan orang dalam pada periode pengamatan. Selain itu struktur kepemilikan baik yang terkonsentrasi pada pemegang saham pengendali maupun yang tersebar tidak terbukti meliliki pengaruh signifikan terhadap munculnya pengembalian abnnormal saham.  Kesimpulan penelitian ini, pasar modal di Bursa Efek Indonesia dalam lingkup penelitian ini menunjukkan tingkat efisiensi yang cukup baik dalaml menjaga kerahasiaan informasi sebelum publikasi resmi. Tidak adanya pengaruh signifikan dari struktuk kepemilikan menegaskan bahwa dominasi pemegang saham tertentu tidak sertamerta menciptakan praktik asimetri informasi yang dapat dideteksi melalui pengembalian saham di pasar.